Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan, selain peran dan fungsi kelembagaan yang selama ini diketahui publik, sesungguhnya BI juga memiliki visi yang luar biasa dan luhur untuk bisa berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia.

Destry mengakui, eksistensi BI memang tidak cukup hanya melalui hal-hal seperti menjaga rendahnya inflasi, stabilitas rupiah, serta pertumbuhan yang tinggi, namun juga harus bisa masuk ke dalam sendi kehidupan masyarakat. 


"Kita harus melihat upaya yang dilakukan BI itu bisa langsung dinikmati masyarakat. Rupiah stabil di level Rp14 ribu, taruhlah dia bisa merasakan apa bedanya US$1 itu Rp14 ribu dengan Rp16 ribu, yang penting saya bisa kerja," kata Destry di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 29 November 2019.

"Inilah yang coba diisi oleh BI. Salah satu kegiatan BI, yang ingin mendekatkan masyarakat, karena mereka aset negara," ujarnya.

Karenanya, Destry menjelaskan untuk menuju ke arah itu pihaknya telah memiliki Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), sebagai satu hal yang disebutnya memiliki konsep dasar untuk memberikan 'kail' dibanding hanya memberikan 'ikan' kepada masyarakat.

"Karena kalau ikan, itu sekali makan habis. Tapi kalau kail, dia bisa terus berupaya. Tinggal bagaimana mengajar masyarakat supaya bisa dimanfaatkan secara optimal. Itu prinsip dasarnya," kata Destry.

Destry pun menjabarkan tiga hal pokok di dalam PSBI tersebut, yakni pertama adalah program strategis bagi perekonomian. Hal ini terkait masalah ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, ekonomi kreatif, dan syariah.

"Karena di BI, perempuan sudah sangat berdaya. Makanya (jumlah) kita banyak gitu," ujar Destry.

Hal pokok kedua menurut Destry adalah berbagai kegiatan kepedulian sosial, keagamaan, lingkungan, serta daerah-daerah yang terdampak musibah.

Ketiga, lanjut Destry, adalah upaya penciptaan sumber daya manusia yang unggul, melalui pemberian beasiswa dan upaya mengedukasi publik, termasuk dengan program BI Corner ini.

"Program itu punya tujuan, dan tentunya, terkait dengan pendidikan. BI Corner itu bukan cuma di Universitas, meskipun saya belum pernah meresmikan yang bukan universitas," kata Destry.

"Pingin juga sih ke PAUD, karena pendidikan itu kan terbentuk dari bawah. Dan buat kami, pendidikan itu penting kalau kita ingin jadi negara yang unggul," ujarnya.

Diketahui, BI Corner adalah upaya dari Bank Indonesia dalam menyediakan suatu pojok atau fasilitas, yang akan memberikan edukasi tentang peran dan fungsi bank sentral dengan akses melalui koleksi cetak maupun elektronik.

BI Corner ini merupakan bagian dari program sosialisasi Bank Indonesia (PSBI), yang diharapkan dapat meminimalisir rendahnya tingkat minat baca masyarakat Indonesia.