Jakarta - Presiden Joko Widodo, kemarin, berterima kasih kepada media asal Singapura The Straits Times yang memberikannya penghargaan sebagai tokoh Asia paling berpengaruh di Asia, Asian Of The Year 2019. Wajah Jokowi terpampang menjadi headline ST pada Kamis (5/12) dengan judul 'Respected Leader, at Home and Abroad'.
Menurut Jokowi, penghargaan itu merupakan kebanggaan dan kehormatan baginya dan Indonesia. "Terima kasih. sebuah kehormatan, bukan hanya bagi saya, tapi juga bagi bangsa Indonesja," cuit Jokowi di akun Twitternya.
Postingan senada juga dipajang di laman Facebook-nya. Pihak editorial ST memilih Jokowi karena dianggap "tegas dalam menyampaikan posisi dan prinsip kepemimpinannya dalam kebijakan lokal dan global.
"Beliau tidak hanya bisa menjaga kepemimpinannya stabil, tapi juga menyebarkan ASEAN outlook di dalam prinsip Indo-pasifik," pernyataan ST.
ST juga menyebut Jokowi dianggap sebagai sosok pemersatu dalam masa yang penuh kekacauan dan gangguan di Indonesia. Dia juga dinilai sebagai pemimpin yang serba bisa dan bertangan dingin dalam menjalankan pemerintahannya.
"Ketika era ketegangan menjadi sorotan pada tahun ini-Straits Times Global Outlook Forum fokus pada bagaimana mengelola dunia di tengah konflik, Jokowi menjadi tokoh paling terlihat sebagai seseorang yang menyatukan daripada memisahkan satu dengan lainnya," tulis Jeremy Au Yong, editor ST.
ST juga mengupas pengalaman Jokowi yang bermula dari Wali Kota Solo selama dua periode, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan menjabat sebagai Presiden RI untuk kedua kalinya.
"Presiden @jokowi mendapatkan anugerah Asian of the Year 2019 dari The Straits Times Singapura ini merupakan penghargaan prestisius dan pengakuan prestasi kerja bersama seluruh rakyat Indonesia," kata juru bicara presiden M Fadjroel Rachman, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (5/12)













0 Komentar