Massa Jakarta Bergerak menilai Gubernur DKI Anies Baswedan gagal menangani banjir Jakarta. Sebagai rasa kecewa, para pedemo melemparkan tomat ke 'Anies' oleh orang bertubuh besar dengan mengenakan topeng wajah Gubernur itu.

"Ayo ibu-ibu. berkumpul ke depan. Kita lakukan lempar tomat ke Pak 'Anies'. Ibu-ibu biasanya kuat tenaganya," kata Koordinator Jakarta Bergerak, Sisca Rumondor di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.


Usai mendengarkan komando dari Sisca, ibu-ibu yang hadir dalam aksi itu bergerak maju ke depan dan mengambil tomat yang sudah disediakan para koordinator.

"Lempar ibu-ibu, sampai pak 'Anies' kapok. Sampai turun," kata Sisca.


Ibu-ibu yang hadir semakin heboh melempari 'Anies' dengan tomat-tomat hingga membasahi pakaiannya yang menggunakan jaket biru dongker itu.

"Sudah-sudah cukup pak Anies sudah kapok," kata Dewi Tanjung yang juga termasuk sebagai koordinator aksi Jakarta Bergerak usai melihat 'Anies' kepayahan menerima serangan tomat dari para emak-emak itu.


Massa di sekitar Patung Kuda diminta bubar oleh pihak kepolisian. Mereka akan melakukan aksi serupa di kemudian hari untuk mewujudkan tuntutan utama mereka yaitu melengserkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.