Seorang pria dari Provinsi Hubei, Tiongkok ditahan oleh pihak berwenang lantaran menampar seorang pegawai wanita di salah satu pom bensin di Provinsi Hubei. Kejadian tersebut terjadi saat pegawai pom bensin mengingatkan pria tersebut untuk memakai masker pelindung, karena virus corona yang diketahui sedang mewabah. Dari video yang di unggah oleh kanal YouTube South China Morning Post pada Rabu, 5 Februari 2020, video tersebut memperlihatkan pria dan pegawai pom bensin yang sedang beragumen. Argumen terjadi saat pegawai wanita memperingatkan pria tersebut untuk memakai masker pelindung.
Sebelumnya, Pemerintah Tiongkok sudah menganjurkan agar masyarakat Tiongkok memakai masker, mengingat virus corona dapat menyebar melalui bersin dan batuk. Jika tidak memakai masker, seseorang yang terinfeksi virus corona akan menyebarkan virus tersebut dan menginfeksi banyak orang. Kemudian, dalam video tersebut tampak sang pria mulai menyerang pegawai pom bensin tersebut secara fisik. Setelah itu, seorang wanita lainnya langsung memisahkan mereka berdua, dan mengamankan pegawai pom bensin tersebut kedalam sebuah kios. Namun, pria tersebut tidak bisa meredakan emosinya dan mengejar pegawai pom bensin hingga masuk ke dalam kios. Setelah masuk ke dalam kios, ia langsung menarik rambut pegawai pom bensin dan menamparnya dengan keras. Kemudian seorang wanita yang diketahui merupakan teman pria tersebut memasuki toko, dan ikut ke dalam argumen antara pria dan pegawai pom bensin. Selang beberapa waktu, pihak berwenang datang dan menangkap pria tersebut. Pria tersebut ditahan dan dikenakan denda yang belum dikonfirmasi berapa besarnya. Video tersebut diunggah ke media sosial lokal Tiongkok, Weibo dan langsung mengundang amarah para netizen yang melihat. "Tidak mengenakan masker akan membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar salah satu netizen. Salah satu netizen juga menginginkan teman wanita dari si pria tersebut di tangkap, karena sudah membantu si pria. "Tahan juga wanita lain yang bersamanya, dia sangat arogan," ujarnya. Hingga kini, virus corona telah menelan lebih dari 400 nyawa dan menginfeksi lebih dari 24.000 orang secara global. Selain memakai alat pelindung, virus corona juga dapat dicegah jika daya tahan tubuh manusia dalam keadaan yang maksimal.***
0 Komentar